Senin, 14 September 2015

Layar Lebar Live Action “Death Note” Akan Hadir di Tahun 2016

CUMAINFOANIME Pada kesempatan kali ini akmi akan memberi info menggenai Layar Lebar Live Action “Death Note” Akan Hadir di Tahun 2016.

Walaupun sempat melalui jalan berduri dengan tumpukan kritikan dan dukungan yang diterima Seri TV Live Action Death Note sebab banyaknya perbedaan dengan seri manga aslinya, Live Action Death Note (TV) akhirnya berakhir pada Minggu kemarin, dan Sebuah pengumuman diumumkan di Ending Acara


Teks: 10 tahun kemudian …  Negeri Shinigami kembali lagi di Bumi
Teks: Film terbaru, sekuel terlarang
Teks: Disutradarai oleh Shinsuke Sato (Gantz, Library Wars)
Voice & Teks: Aturan ke-6 Note … Segel Note … Penerus L … Dewa di Dunia Baru … Kira kedua … Cyber terorisme … Light Yagami, kembali
Teks: Penayangan dibuka di Tahun 2016

Film ini akan menjadi adaptasi ketiga Live Action Death Note. Death Note (2006) dan Death Note: The Last Name, dan sekarang film ini diberi judul Death Note (2016). Syuting film diputuskan dilakukan di luar negeri, dengan Warner Brothers yang akan mendistribusikan film

Di Manga asli yang dikarang oleh Tsugumi Ohba dan Takeshi Obata, Death Note mengisahkan tentang seorang remaja bernama Light yang menemukan sebuah notebook yang ia dapat, ajaibnya, notebook itu dapat membuat orang orang mati dalam waktu dekat hanya dengan menuliskan nama target di buku tersebut . Dia mulai memulai perang salib melawan penjahat dunia, namun seorang Detective Jenius bernama L mulai curiga akan kematian massal penjahat secara bersamaan dan memulai penyelidikan fenomena misterius ini3699296-death+note

Film ini akan menampilkan Aktor baru berkarisma yang akan memerankan karakter Light (sebelumnya diperankan oleh Tatsuya Fujiwara)dan si Detective Jenius, L (Ken’ichi Matsuyama) . Dengan Kedua jenius ini akan berhadapan dengan 6 Death Note yang muncul di Bumi

Yah, Mungkin L.A kali ini tidak terlalu melenceng jauh seperti seri TVnya, dimana Light yang seharusnya merupakan remaja Jenius dirubah menjadi remaja biasa yang bahkan menyukai hal hal berbau Idol, dimana Light sangat nge-fans dengan misa yang merupakan anggota idol favoritnya. Film Kali ini terlihat berkesan lebih dominan Mystery dari video yang telah dibagikan (diatas).

Sumber: ANN

Penulis Lagu Tema Evangelion Dapatkan Royalti Sebesar 100 Juta Yen Per Tahun

CUMAINFOANIME Pada kesempatan kali ini kami akn memberi info menggenai Penulis Lagu Tema Evangelion Dapatkan Royalti Sebesar 100 Juta Yen Per Tahun


Pada tanggal 10 September 2015 kemarin, penulis lirik lagu Zankoku na Tenshi no Thesis, Neko Oikawa, melalui sebuah acara variety berjudul Out × Deluxe, mengatakan bahwa dia mendapatkan royalti atas lagu tersebut sekitar 100 juta yen per tahun atau saat tulisan ini dibuat hampir setara dengan 12 miliar rupiah.

Setiap lagunya tersebut dinyanyikan di karaoke, dia mendapatkan royalti sekitar 1 yen (100 rupiah), dan jika pada pachinko, royaltinya akan lebih besar. Setidaknya 30 juta yen per tahun. Namun, saat ini Oikawa hanya mempunyai sekitar 100 ribu yen (11 juta rupiah) di bank dikarenakan mantan suaminya membeli sebuah gua di Cappadocia (daerah Turki) sekitar 300 juta yen.



Oikawa pun menambahkan dia sama sekali belum pernah menonton anime Evangelion. "Itu pekerjaan yang sudah selesai, sehingga aku tidak tertarik," katanya. Ketika ia menulis lagu, anime-nya sendiri belum selesai dan dia hanya memiliki proposal dan memiliki waktu sekitar dua atau tiga menit untuk pergi. "Bahkan anime-nya tidak berwarna. Aku menulis lagu, dan pekerjaanku telah selesai. Aku menulisnya sekitar dua jam," ujarnya. Oikawa juga menambahkan bahwa dia tidak pernah bertemu dengan sang komposer lagunya, Hidetoshi Satou.

Sabtu, 12 September 2015

OVA Anime Charlotte Diumumkan Rilis 2016

CUMAINFOANIME pada kesempatan kali ini kami akn memberi info menggenai OVA Anime Charlotte 
Diumumkan Rilis 2016


Situs resmi anime "Charlotte" mengumumkan bahwa dalam Blu-ray Disc/DVD volume ke-7 dari anime Charlotte akan terdapat sebuah episode spesial di mana episode tersebut tidak pernah ditayangkan dalam versi tv anime-nya. 
Namun untuk menonton OVA yang satu ini, kalian harus menunggu cukup lama karena Blu-ray Disc/DVD volume ke-7 tersebut baru akan dirilis ke pasaran pada tanggal 23 Maret 2016 mendatang.Selain OVA, terdapat juga versi Blu-ray Disc/DVD dari episode terakhir Charlotte (episode 13), naskah episode 13 dan OVA serta komentar sang penulis Charlotte, Jun Maeda, mengenai episode 13.

Anime yang diharapkan ada kelanjutan

CUMAINFOANIME pada kesempatan kali ini kami akan memberi info menggenai anime yang diharapkan ada kelanjutan

Berikut ini daftarnya:
  1. Hataraku Maou-sama 
  2. Accel World
  3. Sakura-sō no Pet na Kanojo
  4. Tokyo Ravens 
  5. High School of The Dead
  6. Hidan no Aria
  7. No Game No Life
Apakah anime akan ada kelanjutan atau tidak itu masih menjadi sebuah misteri....................

Review Chuunibyou Demo Koi ga Shitai!

Sebelumnya saya sudah review anime Hataraku Maou-sama, sekarang saatnya review anime comedy yang gak kalah kocak dengan HataMaou. Oiya, anime ini juga cocok buat kalian para pecinta chara-chara moe XD

Anime ini berjudul Chuunibyou Demo Koi ga Shitai! Anime Romance Comedy garapannya Kyoto Animation yang rilis pada musim 2012 silam, di musim yang sama dengan rilisnya Bakuman Season 3, Psycho-Pass, Shinsekai yori, Sakurasou no Pet na Kanojo, Magi: The Labyrinth of Magic, Zetsuen no Tempest, Kamisama Hajimemashita, Jormungand: Perfect Order, To LOVE-Ru Darkness, Tonari no Kaibutsu-kun, Btooom! dan anime lainnya.

Sebelum masuk ke review, pasti ada yang bingung sebenernya apa sih Chuunibyou itu?
Chuunibyou itu adalah suatu penyakit dimana si pengidap mempunyai kecenderungan untuk mengekspresikan delusinya di depan umum. Jadi si pengidap itu suka ngelantur gak jelas pake bahasa transenden, ngayal kemana-mana, dan gak peduli apakah orang lain nganggep mereka aneh atau nggak. Yang penting gue ya gue, ini alam imajinatif ciptaan gue, ini imajinasi gue, ini dunia gue, inilah gue. Dan loe gak punya hak ngatur hidup gue. Buset gahol banget wkwkwk.

Oke sekarang saatnya masuk ke review :)


Sinopsis :
Ketika takdir menjemput :3

Chuunibyou Demo Koi ga Shitai atau yang biasa disingkat menjadi Chu-2 bercerita tentang Togashi Yuuta, mantan pengidap chuunibyou yang sengaja memilih SMA yang jauh dari rumah untuk mengubur masa lalunya yang kelam ( Masa lalu menjadi Dark Flame Master wkwkwk).

Eeeh ntah apes ntah rejeki, di SMA barunya dia malah ketemu dengan Takanashi Rikka, pengidap chuunibyou yang bener-bener gak ada obatnya. Tentu saja pertemuan ini membuat harapan Yuuta untuk memiliki kehidupan normal di SMA sirna seketika.


Review:

Kalo buat saya sih, ini adalah salah satu cerita dengan latar dan suasana kehidupan nyata paling freak yang belum pernah saya liat di media manapun. Entah saya gila atau... eh, tapi saya kan pengidap chuunibyou juga meski gak separah Rikka atau Yuuta-di-masa-lalu. Ehehehehe... <(≧∀≦)

Pada dasarnya, ada 2 genre di Chuu2Koi: lawak/comedy dan romance-drama.

Saya seneng dengan genre-shift (pergeseran genre) di anime ini. Pada setengah-awal total episode, saya sukses dibuat haha hihi ketawa seenak jidat. Begitu setengah ke belakang... saya sih ngerasanya kayak naik roller coaster dari titik tertinggi teruuuusssss ekstrim meluncur ke titik terendah. Bukan rendah dalam artian jelek, tapi karena perubahannya signifikan.

Dari episode 1-6, sebagian besar isinya adalah lawakan absurd yang kadang diselingi adegan action dalam dunia transenden + imajinatif + chuunibyou-ish. Ini bener-bener gak pake otak. Di beberapa episode saya ketawa lepas gak karuan (kadang sampe banting mouse, kadang sampe mau jatoh dari kursi - ini beneran) karena unsur comedy di anime ini kelewat gokil. Karena alasan itulah Chu-2 berhasil masuk ke Daftar Anime Romance Comedy Terbaik versi AmagiPark.


Segi romance dan drama-nya pun gak kalah TOP. Kalo gak top gak mungkin bisa masuk ke 40 Besar Anime Romance Terbaik. Yap, mulai dari episode 7-12 ceritanya makin lama makin dramatis, unsur romance semakin kuat, autis...eh, nggak pake autis deh awkakwkawka XD. Kayanya gak usah diomongin lagi deh, semua orang juga udah tau kalo porsi romance-drama di anime ini cukup mengaduk-aduk emosi dan menyentuh di beberapa adegan. Manis, imut, dan anget banget. I love it. Nggak akan saya kasih screenshotnya untuk scene-scene romance yang ada di anime ini, nanti gak seru lagi~

Ishihara Tatsuya-sensei (Air, Haruhi, Kanon remake, Clannad) sebagai director sukses memasukkan kedua elemen tersebut (comedy & drama) dengan kadar yang pas dan berimbang. Timing slapsticknya tepat banget dan itulah salah satu faktor yang membuat anime ini kocak. Cukup sukses juga membanting-banting perasaan saya dengan drama anget-angetnya, huh! (>__<) #padahalseneng

Selain cerita yg freak-bercampur-drama, satu hal yang bikin saya heboh gak karuan adalah: KARAKTER. Yup, karakterisasi tokoh-tokoh di sini begitu unik dan cukup memorable.

Mulai dari Rikka yang terlalu moe dan masih freakin' chuunibyou, Yuuta yang awalnya agak-agak gimana gitu sama Rikka eh malah jadi demen, Shinka yang ternyata mukanya dua punya dark history juga (Shinka di anime, IMO, JAUH lebih soft dibanding di light novel nya), Sanae yang dengan setia ngikut Rikka + Mjollnir hammer twintail laknatnya, Kumin-senpai yang tiduuuuur melulu tapi sebenernya seneng ngeliatin anak-anak yang masih pada kena chuunibyou, bahkan si *yang belakangan* botak Isshiki yang selalu menemani Yuuta, hoek punya andil untuk bikin ketawa di beberapa adegan. Gak lupa juga Touka onee-san yang hot dan sekseehhh oh damnnn fungsinya untuk mengarahkan jalan cerita makin keliatan sejak episode 7.
Sumpah ngakak banget di episode ini akwoakowaowaokk.

Kombinasi karakter-karakter utamanya membuat anime ini nampak aneh dan menyimpang dari batas kewajaran untuk anime berlatar dan bersuasana real life.

Development hubungan Yuuta sama Rikka di sini juga diceritain dalam tempo yang pas, gak grusak grusuk (kecuali endingnya). Nggak mendadak sehari kenal terus ada insiden anu anu dst dll dsb akhirnya jadian beberapa hari kemudian, tapi ada jeda waktu yang masuk akal. Semua yang terjadi merupakan hasil dari rangkaian kejadian yang menarik dan tetep simpel untuk anime dengan genre kayak gini.

Animasi dan desain karakter...gak bisa ngomong. Buat saya *yang gak bisa gambar*, jelas termasuk kelas atas. Udah motionnya gak kaku, pewarnaannya juga halus, terus adegan actionnya pun dibikin detail padahal anime ini intinya bukan action! Kyoto Animation gitu loh.

But sorry for you moe-haters, desain karakternya mungkin bukan buat anda-anda sekalian. For you moe-lovers, udah pasti jatuh cinta sama karakter-karakternya termasuk saya jatuh cinta pada Rikkaaaaa. #digampar

Oh iya, musiknya!

BGM instrumentalnya gak gitu spesial (meski di akhir-akhir lumayan oke). Tapi Sparkling Daydream dari ZAQ (opening theme) nya itu sukses nangkring di playlist foobar saya sampai tulisan ini diketik. Enak didengerin, enak juga dinyanyiin dengan suara saya yang gak jelek-jelek amat ini. (^__^) Yume nara takusan mita~

Nggak lupa beberapa insert song kayak Hajimari no Tane (insert song episode 8) dan Kimi no Tonari ni wa (insert song episode 10) yang juga bagus, cocok banget diselipin pada adegan-adegan di episode yang udah saya sebut. Terutama Kimi no Tonari wa, karena penempatannya di scene *sensor* antara Yuuta dan Rikka jadi feelnya dapet banget. Makanya lagu itu ane masukin ke dalam 20 OST (Soundtrack) Anime Terbaik.

Bukan berarti anime ini gak punya kekurangan. Kekurangan terbesarnya justru ada di...akhir. Saya rasa perlu sedikit dipanjangin (seenggaknya tambah 1 episode) supaya intensitas dramanya dapat diselesaikan dengan tidak terburu-buru dan punya konklusi yang *klik* banget.

-------------------------------

Special Section - Apa yang Saya Dapat dari Anime Ini:

Bagian ini gak akan ada di setiap review, beberapa aja. Dan Chuu2Koi adalah salah satu yang pantas untuk ditambahi porsi spesial ini.

Agak curhat sedikit ya.

Imajinasi. Apa yang kalian pikirkan ketika ngebaca kata tersebut?

Useless? Sebuah sampah?
Childish? Hanya untuk anak-anak dan gak berguna begitu beranjak dewasa?
atau mungkin malah...
'That's my identity'? Yaitu suatu identitas yang spesial pada diri setiap orang, dimana tiap orang akan memiliki imajinasi uniknya masing-masing?

Saya cenderung ke pilihan yang terakhir.

Yep, setelah nonton anime gila ini, saya jadi mikir. Untuk apa sih sebenernya kita, manusia, diberikan daya imajinasi? Apa iya kita hanya boleh stick dengan aturan-aturan masyarakat yang mengharuskan "kamu harus begini, begini, begini, begini", tanpa kita bebas mengekspresikan diri sesuai apa yang kita bayangkan, yang kita khayalkan, yang kita imajinasikan? Oke, tapi saya tetap setuju kalo hukum-hukum moralitas harus tetep dijunjung.

Saya tahu, itulah kemampuan saya, itulah talenta saya, itulah keahlian saya. Itulah SAYA.

Imajinasi. Itu, dan hanya itu.

Saya merasa spesial, saya merasa berbeda, saya merasa unik dengan daya imajinasi saya yang kelewat tinggi ini. Bukannya sombong, tapi saya TIDAK merasa diri saya kosong dan monochrome begitu tahu kalo hal itulah yang membuat saya unik di antara sekitar 7 miliar manusia lainnya di muka Bumi.

Real life selalu menuntut nyaris sebagian besar manusia untuk berada di jalur ini: kamu hidup, kamu kerja yang mainstream aja, kamu dapet duit, kamu bisa makan, kamu bisa beli barang, kamu bisa nikah, berkeluarga, mati bahagia, titik.

Just it? Cuma itu?

Dari sudut pandang demikian, monoton sekali kelihatannya hidup ini. Tidak menyenangkan, membosankan. Sangat.

Sebagian besar manusia terpaksa menjadi serupa dengan yang lain, mengikuti jalan hidup yang beda-beda tipis. Tapi nggak. Saya nggak mau yang demikian. Saya mau sesuatu yang mengakomodasi penuh identitas saya sebagai manusia yang unik dan imajinatif. Jika hal itu terlewat dari hidup saya, maka saya akan kosong untuk seterusnya. Yep, hanya sebuah kumpulan sel berjalan dibantu cerebrum, dan neuron-neuron yang menjalar ke seluruh tubuh.

Chuu2Koi, anime itulah yang membuat saya makin mantap untuk berada di jalur ini.

Dengan kecenderungan chuunibyou-nya, Rikka sukses menemukan identitas dirinya (dengan nama Jaou Shingan), bahkan itulah yang menolong dia agar gak jatuh dalam depresi yang terlalu dalam ketika apa yang sebenarnya terjadi dengan keluarganya terungkap. Yes, bahkan sesuatu yang dianggap aneh oleh orang normal malah membantunya agar tetap tegar menjalani hidup! Setelah Rikka mau menerima semuanya pun, dia memutuskan untuk tidak berhenti menjadi seorang pengidap chuunibyou, karena sifatnya itulah yang membuat hidupnya menjadi lebih ceria dan menyenangkan. With the power of imagination!

Bonusnya, dia dapet seorang yang bisa mencintainya apa adanya meski dengan dirinya sebagai chuunibyou. Yep, Togashi Yuuta. d(≧∀≦)

Jangan ragu untuk berkhayal. Imajinasi, itulah salah satu kekuatan terbesar yang dimiliki manusia. Gunakan itu, dan jadilah manusia unik dengan identitasmu sendiri tanpa ikut-ikutan arus!
Jaou Shingan x Dark Flame Master!! Nice couple d(≧∀≦)b

Rating :

Saya kasih nilai 9.5/10 (S rank) untuk anime ini untuk kegilaan, pergokilan, moe gak karuan, pertarungan di alam transenden, romance yang mampu bikin saya berteriak AWWWWW~, serta memberi sesuatu yang makin memantapkan identitas saya sebagai manusia unik berbekal imajinasi. Jelas untuk Sparkling Daydream-nya juga doooong~ :3

Yap, saya berani kasih nilai tinggi untuk anime-anime yang punya dampak buat diri saya.

Sangat direkomendasikan bagi para penonton yang suka kombinasi antara lawak + moe + sesuatu yang aneh dan tidak biasa.

Sebagai penutup, saya pinjam kata-katanya Rikka

Reality, be rent!!
Synapse, break!!
Banishment, thiiiiiiis wooooorrrldddd!!!!
 
***

Jumat, 11 September 2015

Review Ao Haru Ride

Seminggu lebih disibukan dengan proposal skripsi, begitu kelar langsung deh maraton nonton anime semaleman. Dan gak tau kenapa, dari sekian banyaknya anime yang masuk ke watchlist, ane malah milih nonton Anime Shoujo.

Judulnya adalah Ao Haru Ride, anime hasil produksi studio I.G yang diadaptasi dari manga karangan Io Sakisaka. Anime ini rilis pada musim summer 2014, berbarengan dengan rilisnya Gekkan Shoujo Nozaki-kun, Swag Art Online II, Zankyou no Terror, Barakamon, Aldonoah.Zero, Glasslip, Tokyo Ghoul, Jinsei, Kantai Collection dan anime lainnya.


Synopsis

Bagi Yoshioka Futaba kehidupan semasa SMP-nya tidak begitu menyenangkan. Karena sifatnya yang feminim dan pemalu ternyata banyak sekali cowok menyukainya, dan hal itulah yang membuat cewek-cewek mengucilkannya karena iri padanya. Padahal sebenarnya Futaba antipati terhadap cowok karena sifat mereka yang cenderung berisik dan suka ribut. Satu-satunya cowok yang mampu menarik perhatiannya hanyalah Tanaka Kou. Cowok yang baginya terlihat begitu berbeda dengan yang lainnya. Namun sayangnya saat liburan musim panas di tahun pertama SMP-nya dia harus pindah sekolah dan sejak saat itu Futaba masih terus menyimpan perasaan sukanya tanpa pernah bisa dia ungkapkan.

Menginjak bangku SMA dia berusaha untuk mengubah kepribadiannya, bersikap tomboi dan tidak memiliki sifat feminim sama sekali sehingga terkadang membuat cowok-cowok yang awalnya mengaguminya akan berbalik menjadi ilfeel padanya. Dengan cara seperti inilah dia tidak akan lagi dikucilkan oleh cewek-cewek karena perasaan iri seperti yang terjadi di masa SMP-nya. Saat dia mulai menikmati kehidupan SMA-nya dengan damai, dia bertemu kembali dengan Kou. Namun dia bukanlah Tanaka-kun yang dia kenal saat SMP dulu. Sosok Tanaka-kun yang ramah dan selalu tersenyum dulu kini sudah berganti dengan Mabuchi Kou yang dingin.

Story

Secara garis besar, Ao Haru Ride menceritakan tentang pertemanan dan juga percintaan yang terjadi antar karakter didalamnya. Tidak ada hal istimewa yang membuat Ao Haru Ride berbeda dengan Anime Shoujo ataupun Anime Romance pada umumnya.

Lantas, apa yang membuat Ao Haru Ride bisa masuk ke Daftar Anime Romance Terbaik yang Wajib Ditonton?


Pertama, YOSHIOKA FUTABA! 
Ketika kalian menonton anime, dan kebetulan suka sama salah satu karakter didalamnya, pasti kalian akan merasa enjoy saat menontonnya, kan? Begitupun dengan ane. Dan kebetulan disini ane demen banget sama Main Heroine di anime ini, Yoshioka Futaba. Jadi mau kearah mana pun ceritanya mengalir, bawaannya pasti enjoy terus :)

Kedua, DETAIL!
Storytelling-nya detail banget. Bagi kalian yang baca manganya, pasti sadar akan hal ini. Dengan begini, para penonton lebih mudah untuk menikmati perkembangan hubungan antara Mabuchi Kou dengan Yoshioka Futaba XD

Ketiga. REALISTIS.
Konflik yang terjadi di Ao Haru Ride sangat realistis. Tentu saja hal ini membuat penonton lebih mudah dalam menghayati cerita yang disampaikan karena konflik tersebut seringkali berkaitan dengan apa yang terjadi di kehidupan nyata.

Tapi endingnya Cliffhanger banget gan.
Yap, setuju banget. Makanya ane langsung baca manganya ketika selesai menonton animenya. Cuma ini masih bisa ditoleransi, soalnya anime ini adalah hasil adaptasi 13/49 chapter manga yang ada.

Jadi, bagi kalian yang penasaran dengan kelanjutan cerita cinta antar karakternya, silahkan baca manganya. Mumpung udah tamat + good ending :)



Character


Percis seperti apa yang ane katakan diatas, salah satu yang membuat Ao Haru Ride itu bagus karena kerealistisannya. Dan faktor yang paling mempengaruhi hal tersebut adalah karakternya. Semua karakter yang ada di anime ini benar-benar dipersiapkan dengan matang, mulai dari Main Character hingga Supporting Character-nya.

Sayangnya, kita tidak diperlihatkan development berarti yang terjadi pada supporting characternya. Soalnya, Ao Haru Ride lebih fokus pada development yang terjadi antara Futaba dan Kou. Cuma kalo menurut ane pribadi hal itu tidak jadi masalah, toh hubungan Futaba x Kou ngegemesin banget. Jadi inget pas nonton sering banget meluk guling sambil nyengir-nyengir sendiri hahahaha. Ngerti lah kelakuan jones kaya gimana.

Artwork

Kalo Studio I.G garap suatu anime, kualitas artwork mah gak perlu dipertanyakan lagi. Studio I.G tahu betul gimana cara memanjakan mata penonton. Mulai dari Guilty Crown, Kuroko no Basuke, Suisei no Gargantia, Psychopass, Shingeki no Kyojin dan anime garapan Studio I.G lainnya punya kualitas artwork yang diatas rata-rata. Begitupun dengan Ao Haru Ride.

Artworknya benar-benar cantik. Pemilihan warnanya pas banget. Secara tidak langsung seperti membangun atmosfer hangat yang menjadi daya tarik tersendiri untuk anime ini. Dan yang paling patut dipuji adalah ketika mereka memperlihatkan flashback scene, seketika artwork berubah menjadi sepertu lukisan yang lembut teduh dan manis.

Inilah alasan keempat dan juga terakhir kenapa ane memasukan Ao Haru Ride kedalam nominasi anime romance terbaik yang direkomendasikan untuk ditonton.

Music


Berikut lagu Opening dan Ending yang dijadikan Soundtrack Ao Haru Ride :

Opening Theme :
#Sekai wa Koi ni Ochiteiru by CHiCO with HoneyWorks

Ending Theme :
#Blue by Fujifabric

Well, ane gak terlalu paham tentang musik jadi komen seadanya aja yak haha.
Yang jelas, semua ost anime ini enak untuk didengar, cocok sama image animenya. Pemilihan musik untuk BGM-nya juga pas banget. Fast music saat comedy scene, Slow music saat dialog dan lain sebagainya.

Tapi yang paling ane suka dari soundtrack Ao Haru Ride adalah insert song-nya yang berjudul I Will yang dinyanyikan oleh Chelsy. Kalo mau denger silahkan buka episode 1 animenya, kalo gak salah ada di pertengahan episode.

Rating

Tak bisa dipungkiri lagi, Ao Haru Ride adalah salah satu Anime Romance Paling Bagus yang pernah ane tonton. Secara garis besar, anime ini punya 2 plot major yang coba disampaikan. Yang pertama adalah tentang membebaskan Kou dari masa lalunya dan yang kedua tentang hubungan antara Kou dan Futaba. Ceritanya terbilang ringan dan juga simpel, sangat cocok untuk ditonton di waktu senggang.

Plot pertama berhasil diselesaikan dengan sangat baik, sedangkan plot yang kedua sengaja dibiarkan menggantung. Toh anime ini hanya mengadaptasi 13 chapter dari total 49 chapter yang ada di manga, jadi wajar kalo endingnya itu cliffhanger banget. Seperti yang ane bilang diatas, kalo kalian ingin tahu penyelesaian dari plot major yang kedua, silahkan lanjut baca manganya. Overall, anime ini sangat direkomendasikan untuk kalian para pecinta romance.

Sabtu, 05 September 2015

Review Hanasaku Iroha

Hanasaku Iroha, atau yang biasa disingkat menjadi HanaIro adalah anime hasil produksi studio P.A. Works yang rilis pada musim spring 2011 silam, berbarengan dengan rilisnya Ao no Exorcist, Denpa Onna to Seishun Otoko, Deadman Wonderland, Hidan no Aria, Ano Hi Mita Hana no Namae wo Bokutachi wa Mada Shiranai, TWGOK Season 2, SKET Dance, dan Steins;Gate.

Synopsis :

Karena masalah yang dialami ibunya (kabur bersama pacarnya untuk menghindari penagih utang), Ohana terpaksa pindah sendirian dari Tokyo ke daerah fiksi bernama Yusonagi untuk tinggal bersama neneknya.

Sesampainya disana, Ohana menyadari kalo neneknya adalah pemilik sebuah penginapan dan pemandian air panas bernama Kissuisou. Neneknya menyuruh Ohana untuk bekerja sebagai salah satu waitress di penginapan tersebut untuk membiayai hidupnya sendiri. Dan disanalah kehidupan baru Ohana dimulai :)

Story :


Berbeda dengan anime Slice of Life pada umumnya yang bersetting di sekolah, HanaIro mengambil setting tempat di sebuah penginapan yang bernama Kissuisou. Jalan ceritanya pun bukan tentang anak sekolahan, melainkan tentang seorang gadis yang bekerja di penginapan tersebut.

Lantas, apakah tema unik itu selalu menarik untuk ditonton?

Belum tentu.
Jujur aja, pertama kali denger HanaIro, ane sama sekali gak tertarik untuk nonton anime ini. Dan baru mencoba untuk nonton ketika temen ane bilang kalo anime ini bagus.

Dan ternyata, apa yang temen ane bilang itu BENAR.
HanaIro berhasil membuat ane jatuh cinta dengan caranya sendiri. Dan sekarang ane berani bilang kalo HanaIro adalah salah satu anime bergenre Slice of Life terbaik yang wajib untuk ditonton.

Meskipun konsep cerita dari anime ini tidak menarik untuk sebagian orang, tapi karena penyajian ceritanya yang cerdas, HanaIro menjadi sangat asyik untuk ditonton. Mereka tahu betul bagaimana cara membuat kehidupan para pegawai di Kissuisou tidak terasa membosankan, yaitu dengan menyajikan konflik-konflik yang bisa dikorelasikan dengan konflik yang biasa terjadi di kehidupan sehari-hari. Dan cara yang mereka lakukan itu benar-benar sukses. Ane selalu saja dibuat penasaran dengan apa yang sedang dan akan terjadi di penginapan dan pemandian air panas tersebut.


Jadi HanaIro cuma sekedar menceritakan kehidupan para pegawai di Kissuisou saja?

Ya gak dooong.
Bisa dibilang, inti cerita dari anime ini adalah tentang pencarian jati diri yang dilakukan oleh Ohana. Mulai dari bagaimana Ohana mengenal dirinya sendiri, menemukan tujuan hidupnya, mengatasi setiap masalah yang dihadapinya dan masih banyak lagi. Yang jelas, banyak sekali pelajaran yang bisa dipetik dari anime ini dan bisa kita terapkan di kehidupan sehari-hari.

Tadi ane liat MyAnimeList, ternyata HanaIro bukan anime romance ya gan?

Konsentrasi ceritanya bukan kearah romance, tapi ada unsur romance kok didalamnya. Unsur romance yang ada didalamnya dipupuk sedikit demi sedikit sehingga terasa klimaks begitu cerita yang disampaikan menyangkut tentang konflik romance antara karakternya. Namun karena porsi romance di anime ini terlalu sedikit, maka HanaIro bukan termasuk Anime Romance dengan Unsur Drama Terbaik yang direkomendasikan.

Terus anime ini ada kekurangannya gak?

Ya tiap anime juga pasti ada kekurangannya dong gan.
Untuk HanaIro, ada 2 kekurangan yang jelas terlihat, yaitu FANSERVICE dan Episode Filler.

Pertama kita bahas FanService dulu.
Kita membahas tentang anime yang menceritakan kehidupan di penginapan dan pemandian air panas dimana rata-rata pegawainya adalah seorang perempuan. Dari sini saja kita sudah bisa menebak kalo didalamnya pasti ada FanService, kan?

Hmm.. cuma dibilang kekurangan juga kayanya kurang cocok deh. Karena mungkin bagi sebagian orang FanService itu sangat dibutuhkan dan bisa membuat cerita lebih mudah dinikmati. Tapi kalo menurut ane pribadi, FanService Scene yang ada di HanaIro cukup menganggu, dan alangkah baiknya jika sama sekali tidak ada "FanService nakal" didalamnya.

Kedua, Episode Filler.
Di pertengahan episode, jalan cerita dari HanaIro sempat keluar jalur. Dan menurut ane pribadi, episode tersebut lebih cocok dijadikan OVA ketimbang main story dari animenya. Mungkin sebagian orang akan kesal dengan episode ini karena terkesan menunda-nunda cerita utama yang sedang berjalan.Kalo ane pribadi sih gak terlalu terganggu dengan episode filler ini, udah terlanjur cinta sama anime ini soalnya :D

Character :


Tidak ada keunikan mencolok yang mudah diingat dari karakternya. Karakternya normal seperti anime pada umumnya. Justru karakter anime seperti inilah yang cocok untuk anime dengan dominasi Slice of Life didalamnya. Gak mungkin kan, kalo di HanaIro ada karakter seperti Gasai Yuno dari Mirai Nikki, yang karena masalah sepele bisa membuat kepala orang melayang ataupun karakter seperti Suzumiya Haruhi yang ingin bertemu dengan Alien, Time Traveler dan Esper?

Development tiap karakternya pun dipersiapkan dengan sangat baik. Paling tidak menjelaskan alasan mendasar kenapa mereka bekerja di penginapan tersebut. Dan yang paling harus digaris bawahi tentu saja main character dari anime ini, Matsumae Ohana. Disini ane sangat menikmati development yang terjadi pada Ohana, yang terlihat semakin dewasa dari hari ke hari berkat masalah-masalah yang muncul di kehidupannya.

Hubungan tiap karakternya pun sangat nyaman untuk ditonton. Terutama hubungan antara Ohana, ibunya dan neneknya. Hubungan antara ketiga wanita ini memberikan warna yang beda untuk anime ini. Mungkin jika kita menggambarkan dalam benak kita sendiri, setiap hubungan keluarga pasti selalu memliki sinkronisasi yang kuat, penuh haru, terikat dan saling ketergantungan. Tapi di Hanasaku Iroha ini, kita tidak akan bisa menemukan keharmonisan tersebut. Tapi kita di beri sajian baru dalam memaknai "hubungan baru" yang mereka tampilkan. Keren banget pokoknya!

Music :


Berikut lagu Opening dan Ending yang dijadikan Soundtrack di Hanasaku Iroha :

Opening Theme
#1: Hana no Iro by nano.RIPE
#2: Omokage Warp by nano.RIPE

Ending Theme
#1: Hazy by Sphere
#2: Hanasaku Iroha by Clammbon

Percis seperti apa yang ane bilang di Review Hataraku Maou-sama, ane gak terlalu suka dengan suara vokalis nano.RIPE yang terkesan seperti dibuat-buat. Tapi anehnya, ane selalu suka dengan lagu nano.RIPE

Dari semua soundtrack yang ada di HanaIro, lagu yang paling enak didengar adalah lagu opening pertamanya, yang berjudul Hana no Iro. Bisa dibilang lagu tersebut masuk ke daftar OST Anime Terbaik di Tahun 2011, tapi setidaknya lagu ini berhasil masuk ke playlist PotPlayer ane XD

Rating :

Statement ane bahwa Hanasaku Iroha adalah salah satu anime Slice of Life terbaik bukanlah tanpa alasan. Keunikan yang dimiliki HanaIro beserta eksekusinya yang patut diacungi jempol, tentu menjadi kebanggaan tersendiri untuk anime bergenre Slice of Life yang biasanya tidak jelas kemana arah ceritanya mengalir.

Bagi kalian yang suka dengan anime Slice of Life yang diselingi dengan unsur comedy dan romance didalamnya, maka kalian harus nonton anime ini. Dari mulai animasi sampai ke cerita, semuanya bagus. Dijamin gak bakal nyesel deh XD